Aceh Tamiang Terisolasi, Ini Cara Korban Banjir Bertahan Hidup | DIPO INVESTIGASI
KOMPAS.TV - Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri Aceh Tamiang, Aceh. Ia bertemu dengan salah seorang korban banjir yang bernama Najwa. <br /> <br />Menurut Najwa, anak-anak yang berusia lebih dewasa harus menahan lapar untuk menyelamatkan anak-anak yang usianya lebih kecil. Untuk bertahan hidup, mereka terpaksa minum air banjir yang direbus, lantaran tidak ada makanan. <br /> <br />Dari kesaksiannya, saat air banjir mulai meninggi, balok kayu ikut terbawa arus dan menghantam. <br /> <br />"Setiap hari ada orang ngomong, tolong, tolong, kami lapar, setiap hari, om. Tolong, kami lapar, tolong, ada orang sakit, kami nggak bisa tolong. Kami bertahan di situ semuanya. Pak keluarga-keluarga. Suara itu setiap hari, sampai kami teringat, om. Semua ini jadi saksi kami. Nggak bisa ngomong apa-apa kami. Kalau dibilang trauma, trauma kali. Dengan air kami trauma," katanya. <br /> <br /> <br /> <br />Bagaimana menurut Anda? <br /> <br />Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/XrU__Yt4gEE?si=5mpmH7gCWSkMONdc <br /> <br />#banjir #aceh #sumatera <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/637724/aceh-tamiang-terisolasi-ini-cara-korban-banjir-bertahan-hidup-dipo-investigasi