Budaya Politik Indonesia Disebut Kerajaan, Istana: Tanyakan ke Akademisi
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pihak Istana enggan mengomentari soal pernyataan terkait budaya politik Indonesia adalah kerajaan. <br /> <br />Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenenan, Hasan Nasbi meminta hal itu ditanyakan ke akademisi atau pakar politik, pihaknya hanya bicara terkait sikap pemerintah. <br /> <br />Sebelumnya, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshidiqie juga menyebut negara Indonesia secara formal bentuknya republik. <br /> <br />Namun budaya kelakuan masyarakatnya adalah kerajaan. <br /> <br />Jimly saat menjadi pembicara di dialog refleksi kelembagaan Komisi Yudisial mengatakan penentuan Indonesia berbentuk republik, hanya diputuskan oleh sekelompok kecil orang. <br /> <br />Menurut Jimly, jika bentuk negara diputuskan dengan referendum maka hasilnya akan berbeda karena masyarakat Indonesia lebih banyak yang mengenal bentuk kerajaan atau kesultanan. <br /> <br />Baca Juga Istana Respons Putusan MK soal Pilkada: Pemerintah Menghormati Keduanya di https://www.kompas.tv/video/532438/istana-respons-putusan-mk-soal-pilkada-pemerintah-menghormati-keduanya <br /> <br />#pihakistana #budayakerajaan #balegdpr <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/532530/budaya-politik-indonesia-disebut-kerajaan-istana-tanyakan-ke-akademisi