Aksi Pembakaran Al-Qur'an di Swedia, Polisi: Kerusuhan Sebrutal Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Kericuhan yang dipicu aksi pembakaran Al-Qur'an oleh kelompok Rasmus Paludan di Swedia terus berlanjut. <br />Puluhan orang ditangkap, sementara itu belasan orang dilaporkan terluka. Pihak kepolisian juga menyebut belasan anggota mereka mengalami luka-luka. <br />Iran dan Irak telah memanggil Duta Besar Swedia untuk mengajukan protes. Kepala polisi Swedia mengatakan, aksi kerusuhan sebrutal ini belum pernah terjadi sebelumnya. <br />Sebelumnya, aksi pembakaran Al-Qur'an dilakukan oleh pemimpin kelompok sayap kanan di Swedia bernama Rasmus Paludan. Karena kelakuannya, Swedia banyak menuai kecaman hingga protes berujung bentrok di beberapa kota di negara itu sejak Kamis (14/4/2022).