Terkait Wacana Vaksinasi Mandiri, Kemenkes: Vaksinasi Gratis Tetap Jadi Prioritas
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah tengah mengkaji pelaksaan vaksinasi mandiri. <br /> <br />Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah membuka opsi vaksinasi covoid-19 mandiri. <br /> <br />Namun, Jokowi mengatakan, jika mekanisme tersebut direalisasikan,vaksin yang digunakan kemungkinan berbeda dengan vaksin yang digratiskan pemerintah. <br /> <br />Sementara Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan,vaksinasi mandiri tetap diperlukan,tetapi tidak dijadikan prioritas, karena vaksin gratislah yang dinomorsatukan pemerintah <br /> <br />Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menekankan sejumlah hal penting terkait vaksinasi mandiri. <br /> <br />Budi menegaskan, vaksin untuk masyarakat harus diberikan secara gratis sebagai hak warga Negara dan merata untuk semua golongan. <br /> <br />Namun koalisi masyarakat sipil menolak rencana soal vaksinasi secara mandiri oleh swasta. <br /> <br />Penggagas koalisi lapor covid-19,irma hidayana mengatakan, pelaksanaan vaksin mandiri akan menimbulkan rasa ketidakadilan bagi masyarakat. <br /> <br />Dia khawatir, pemberikan izin vaksinasi mandiri makin membatasi ketersediaan vaksin gratis. <br /> <br />Pemerintah harus memastikan program vaksinasi dilakukan secara gratis dan adil untuk seluruh rakyat sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran corona di tanah air. <br /> <br />Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indoensia (KADIN) Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan jika semakin cepat vaksinasi maka semakin cepat pula pemulihan ekonomi. <br /> <br />Sementara itu, Plt Dirjen P2P Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu menyebutkan jika saat ini vaksinasi gratis tetap jadi prioritas. <br /> <br />